Sejarah Peradaban Islam
Judul Buku : Sejarah Peradaban Islam
Penulis : Ratu Suntiah, M.Ag & Maslani, M.Ag
///
Apa itu sejarah peradaban islam? Sebelum tau jawabannya yuk kita bahas atu atu :
Sejarah itu gambaran peristiwa masa lalu yg dialami manusia berdasarkan objek sejarah yg disusun secara ilmiah berdasarkan urutan waktu yg dianalisa kritis dari berbagai sumber bahan2 informasi dan ditafsir utk dijadikan pengetahuan dan dipahami sbg pelajaran utk sekarang dan masa depan.
Kebudayaan (Culture/tsaqofah) itu hasil karya dr peradaban (Civilization/tamaddun). Budaya refleksi dari seni, sastra, religi, dan moral sedangkan peradaban berupa politik, hukum, ekonomi, militer, pendidikan, dan teknologi. Budaya adalah yg kita rindukan (ideal) sedangkan peradaban apa yang kita lakukan (real).
Lalu, Islam itu masdarnya kata kerja aslama-yuslimu-islaman (menyerahkan Diri-menyelamatkan-kedamaian). Sedangkan Islam itu sendiri adalah agama samawi(langit) yang diturunkan ALloh SWT kpd utusanNya melalui Malaikat Jibril yg berisi ajaran kebenaran berupa informasi ghaib, perintah, larangan dan petujuk lainnya tuk urusan akal, ruh dan jasad yg dengannya agar tersenyelamatkan di dunia dan akherat.
Lalu kesimpulan sejarah peradaban islam adalah segala peristiwa yg dialami umat islam baik budaya dan peradaban pd masa lalu sbg manisfestasi atas kegiatannya secara keseluruhan baik yg masa perintisan keemasan maupun hal peristiwa fitnah dan kegagalan pd masa itu termasuk hal lainnya agar menjadi pelajaran (ibrah) tuk umat manusia di masa saat ini dan yg akan datang.
Lalu, apa peran kita saat ini dlm rentetan peradaban umat islam?
///
Di buku ini bahasan sejarah peradaban Islam dibatasi dari sejarah Arab pra diutusnya Rosulullah SAW hingga masa kini di belahan dunia, termasuk di indonesia dan Asia Tenggara.
Ilmu sejarah sejajar dgn disipilin ilmu pengetahuan sosial lainnya seperti politik, sosiologi, antropologi dan sejenisnya yg "obyektif" berdasarkan fakta dan data tanpa manipulasi, "logis" secara akal dan keimananan, dan "sistematis" yg bisa diperiodisasikan.
Sedangkan peradaban Islam bisa cetar jaya dalam karya dan mempengaruhi peradaban semasanya dan setelahnya yg berlangsung lama dibandingkan peradaban lainnya karena didasarkan dari kokohya keyakinan iman, kaya akan penguasaan ilmu pengetahuan yg dilekatkan pd AlQuran dan Sunahturolul serta mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
///
Khasanah ilmuwan islam byk memberikan pandangan pembagian periodisasi perkembangan peradaban islam bermacam-macam. pendapat Harun Nasution yg terdiri dari 3 periode, yaitu : Periode Klasik (650M-1250M), Periode Pertengahan (1250M-1800M), dan Periode Modern (1800-Now)
a. Periode Klasik (650M-1250M) : Masa rintisan, pengokohan, pendobrakan, ekspansi, dan integrasi.
b. Periode Pertengahan (1250M-1800M) : Masa keemasan, perpecahan dan kemunduran
b. Periode Modern (1800M-Now) : Masa Kebangkitan.
Sayangnya, di buku ini masa keemasan dimasukan ke dalam periode Klasik, padahal Pemimpin Salahudin Ayyubi dan Muhammad Al Fatih masuk ke zaman periode Pertengahan. Lalu 1900M masa kejatuhan negeri islam dan adanya kebangkitan dr berbagai negeri umat islam yang hingga kini masih memperjuangkannya sampai ummat islam itu layak dan pantas dipentas negri maseing2 dan dunia, sebagaimana pesan rosulullah akan masa umat islam hingga beliau terdiam sbg maksud akhir zaman.
///
Alloh SWT mentakdirkan Islam turun di jazirah Arab (pulau Arab), dimana posisinya di tengah dunia yg diapit oleh Asia, Eropa, dan Afrika. Sebagian daerah Jazirah arab merupakan padang pasir, batu dan pegunungan batu yg kokoh.
Di buku ini, sebelum Islam datang, bangsa Arab telah memiliki bermacam2 agama, adat istiadat, budaya dan nilai2 hidup berdasarkan daerah kekuasaan dan kelompoknya maisng2. Padahal Nabi Adam dan keluarganya yg menempati Jazirah Arab sudah muslim terlebih dahulu. Justru generasi selanjutnya yg lalai akan fitrahnya sehingga diutuslah banyak Nabi dan Rosul disetiap generasinya utuk mengingatkan dan memberikan petunjuk.
Sebelum Rosulullah lahir, sudah ada kabilah-kabilah yg memiliki kekuasaan dlm politik dan kemasyarakatan hingga mendirikan kota2 dan kerajaan2.
Daerah hijaz (mekah, yatsrib, thaif) tdk pernah dijajah bangsa lain krn ketandusannya. Hijaz ditempati oleh keturunan Nabi ismail putra Nabi Ibrahim yg meninggalkan bagunan sederhana kotak bernama ka'bah. Atas do'a cita cita masa depanya Nabi ibrahim inilah Alloh SWT mengabulkannya yg skrg daerah ini dikunjungi jutaan org tuk berziarah, umrah dan haji sepanjang tahun tanpa henti yg hingga kini diurus oleh generasi suku quraisy. Ini yg akhirnya menjadikan iri kerajaan2 lainnya diantaranya Yaman yg dipelopori oleh Abrahah.
Suku Quraisi di Mekah inilah yg memegang kekuasaan turun temurun hingga dipegang oleh Abdul Mutholib yg menemukan kembali sumber mata air zamzam, kakek Nabi Muhammad SAW.
Dari sisi kepercayaan, bangsa Arab percaya kpd Alloh SWT dari rentetan keyakinan datuknya Nabi Ibrahim, akan tetapi mereka juga membuat dan mengagungkan dgn perantara berbentuk benda dgn maksud utk makin dekat dgn Tuhannya. Sedangkan dari sisi budaya dan ekonomi bangsa arab sebenarnya sudah maju hal ini terbukti adanya perlombaan karya sastra dan syair serta ramainya pasar ukad dan perdaganagan.
Sedangkan dr sisi kehidupan sosial, dikenal hidup penuh dgn kejahiliyahan dari berbagai bidang sehingga mengundang dampak kejahatan sosial. Disaat seperti itulah Alloh mengutus RodulNya utk memberikan kabat gembira dan peringatan.
///
Iqra, adalah 3x permintaan malaikat jibril kpd Muhammad 'al-Amin' yg sering bolak balik dari kota Mekah ke goa hiro utk memohon petunjuk kpd Tuhanya akan hasil baca beliau terhadap kondisi kejahilian disekitarnya. Diusia 40 thn (611M) itulah ia diutus sebagai Nabi sekaligus Rosulullah utk segenap manusia utk membahwa kbr gembira dan peringatan sbg bukti intervensi Tuhan utk menyelamatkan manusia dr 'kebodohan'.
Nabi Muhammad lahir dlm kondisi yatim yg dilanjutakan piatu diusia yg msh belia, 6 thn. AKhirnya diasuh oleh kakeknay Abdul MUththolib selama 2 thn dan dilanjutkan oleh pamannya yg bernama Abu Thalib, seorang tokoh terkemuka. Sejak kecil diajak membantu mengembalakan domba dan berdagang serta terlibat dlm perang diantara suku yg ada pd masa itu. Hingga akhirnya diusia 25th menikahi seorang pembisnis janda bernama Siti Khadijah. Jiwa al-Amin dan leadership sudh nampak sejak masa muda.
Diawal upayanya menunjuki segenap org sekitarnya, beliau dan pengikutnya byk mengalami gangguan dan ancaman hingga ancaman pembunuhan. AKhirnya Rosulullah memerintahkan kpd sahabatnya (+/- 114) tuk hijrah ke Habsyyah (Ethiopia) yg dikeplai oleh Jafar ibn Abi Thalib dan disana diterima dgn baik dan adil oleh raja Najasyi.
Selanjutnya, Islam dikuatakan dgn bergabungnya 2 tokoh terkemudka Mekah, Hamzah ibn Abdul Mutholib dan Umar ibn Khattab. Membuat gerah para pendusta yg akhirnya membuat kebijakan tuk mengucilkan/boikot segenap pengikut Islam disaat 7tn kenabian selama 3thn. Saat itu Paman dan istrinya meninggal. Alloh akhirnya menghibur beliau dgn mengisra dan mengmirajkan dgn membawa ajaran tuk sholat 5 waktu.
Waktu terus bergulir, di Aqobah (Mina) 11 thn kenabian Rosulullah berjumpa 6 org yatsrib yg datang ke Mekah utk berhaji. Tahun berikutnya datang pula kelanjutannya sebanyak 13 dan ditahun berikutnya pula 73 org2 yatsrib, sbg tanda kondusifnya disana tuk menerima ajaran Islam. Hingga akhirnya Rosululah dan segenap pengikutnya berhijrah ke Yatsrib dan menetap disana hingga meninggal dan dimakamnkannya beliau, diusia 63thn. Disana Rosululah sebagai kepala Negara sekaligus Agama berhasil membangun peradaban masyarakat Islam yg menghormati hak agama dan kemanusiaan, Yatsribpun berubah nama menjadi Madinah Almunawaroh.
Selama di Madinah segenap umat Islam membangun peradaban : Mengokohkan internal sesama muslim walau beda suka dan budaya dan bahasa tanpa melihat status sosial mereka, Kemanusiaan antar umat beragama utk saling membantu yg diikat dg perjanjian bersama, dan Ekspansi utk memerdekakan segenap daerah-daerah dan negara tetangga dari kejahiliyahan selama ini dgn jalan damai atau perang. Hingga akhirnya Rosulullah dan pengikutnya 'memerdekakan' kota Mekah- ibu kota Jazirah Arab dgn cahaya kebenaran. Hingga sepeninggal beliau dilanjutkan oleh generasi terbaiknya yg layak menguasai 2/3 dunia.
/// Bersambung ...
Penulis : Ratu Suntiah, M.Ag & Maslani, M.Ag
///
Apa itu sejarah peradaban islam? Sebelum tau jawabannya yuk kita bahas atu atu :
Sejarah itu gambaran peristiwa masa lalu yg dialami manusia berdasarkan objek sejarah yg disusun secara ilmiah berdasarkan urutan waktu yg dianalisa kritis dari berbagai sumber bahan2 informasi dan ditafsir utk dijadikan pengetahuan dan dipahami sbg pelajaran utk sekarang dan masa depan.
Kebudayaan (Culture/tsaqofah) itu hasil karya dr peradaban (Civilization/tamaddun). Budaya refleksi dari seni, sastra, religi, dan moral sedangkan peradaban berupa politik, hukum, ekonomi, militer, pendidikan, dan teknologi. Budaya adalah yg kita rindukan (ideal) sedangkan peradaban apa yang kita lakukan (real).
Lalu, Islam itu masdarnya kata kerja aslama-yuslimu-islaman (menyerahkan Diri-menyelamatkan-kedamaian). Sedangkan Islam itu sendiri adalah agama samawi(langit) yang diturunkan ALloh SWT kpd utusanNya melalui Malaikat Jibril yg berisi ajaran kebenaran berupa informasi ghaib, perintah, larangan dan petujuk lainnya tuk urusan akal, ruh dan jasad yg dengannya agar tersenyelamatkan di dunia dan akherat.
Lalu kesimpulan sejarah peradaban islam adalah segala peristiwa yg dialami umat islam baik budaya dan peradaban pd masa lalu sbg manisfestasi atas kegiatannya secara keseluruhan baik yg masa perintisan keemasan maupun hal peristiwa fitnah dan kegagalan pd masa itu termasuk hal lainnya agar menjadi pelajaran (ibrah) tuk umat manusia di masa saat ini dan yg akan datang.
Lalu, apa peran kita saat ini dlm rentetan peradaban umat islam?
///
Di buku ini bahasan sejarah peradaban Islam dibatasi dari sejarah Arab pra diutusnya Rosulullah SAW hingga masa kini di belahan dunia, termasuk di indonesia dan Asia Tenggara.
Ilmu sejarah sejajar dgn disipilin ilmu pengetahuan sosial lainnya seperti politik, sosiologi, antropologi dan sejenisnya yg "obyektif" berdasarkan fakta dan data tanpa manipulasi, "logis" secara akal dan keimananan, dan "sistematis" yg bisa diperiodisasikan.
Sedangkan peradaban Islam bisa cetar jaya dalam karya dan mempengaruhi peradaban semasanya dan setelahnya yg berlangsung lama dibandingkan peradaban lainnya karena didasarkan dari kokohya keyakinan iman, kaya akan penguasaan ilmu pengetahuan yg dilekatkan pd AlQuran dan Sunahturolul serta mengamalkannya dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
///
Khasanah ilmuwan islam byk memberikan pandangan pembagian periodisasi perkembangan peradaban islam bermacam-macam. pendapat Harun Nasution yg terdiri dari 3 periode, yaitu : Periode Klasik (650M-1250M), Periode Pertengahan (1250M-1800M), dan Periode Modern (1800-Now)
a. Periode Klasik (650M-1250M) : Masa rintisan, pengokohan, pendobrakan, ekspansi, dan integrasi.
b. Periode Pertengahan (1250M-1800M) : Masa keemasan, perpecahan dan kemunduran
b. Periode Modern (1800M-Now) : Masa Kebangkitan.
Sayangnya, di buku ini masa keemasan dimasukan ke dalam periode Klasik, padahal Pemimpin Salahudin Ayyubi dan Muhammad Al Fatih masuk ke zaman periode Pertengahan. Lalu 1900M masa kejatuhan negeri islam dan adanya kebangkitan dr berbagai negeri umat islam yang hingga kini masih memperjuangkannya sampai ummat islam itu layak dan pantas dipentas negri maseing2 dan dunia, sebagaimana pesan rosulullah akan masa umat islam hingga beliau terdiam sbg maksud akhir zaman.
///
Alloh SWT mentakdirkan Islam turun di jazirah Arab (pulau Arab), dimana posisinya di tengah dunia yg diapit oleh Asia, Eropa, dan Afrika. Sebagian daerah Jazirah arab merupakan padang pasir, batu dan pegunungan batu yg kokoh.
Di buku ini, sebelum Islam datang, bangsa Arab telah memiliki bermacam2 agama, adat istiadat, budaya dan nilai2 hidup berdasarkan daerah kekuasaan dan kelompoknya maisng2. Padahal Nabi Adam dan keluarganya yg menempati Jazirah Arab sudah muslim terlebih dahulu. Justru generasi selanjutnya yg lalai akan fitrahnya sehingga diutuslah banyak Nabi dan Rosul disetiap generasinya utuk mengingatkan dan memberikan petunjuk.
Sebelum Rosulullah lahir, sudah ada kabilah-kabilah yg memiliki kekuasaan dlm politik dan kemasyarakatan hingga mendirikan kota2 dan kerajaan2.
Daerah hijaz (mekah, yatsrib, thaif) tdk pernah dijajah bangsa lain krn ketandusannya. Hijaz ditempati oleh keturunan Nabi ismail putra Nabi Ibrahim yg meninggalkan bagunan sederhana kotak bernama ka'bah. Atas do'a cita cita masa depanya Nabi ibrahim inilah Alloh SWT mengabulkannya yg skrg daerah ini dikunjungi jutaan org tuk berziarah, umrah dan haji sepanjang tahun tanpa henti yg hingga kini diurus oleh generasi suku quraisy. Ini yg akhirnya menjadikan iri kerajaan2 lainnya diantaranya Yaman yg dipelopori oleh Abrahah.
Suku Quraisi di Mekah inilah yg memegang kekuasaan turun temurun hingga dipegang oleh Abdul Mutholib yg menemukan kembali sumber mata air zamzam, kakek Nabi Muhammad SAW.
Dari sisi kepercayaan, bangsa Arab percaya kpd Alloh SWT dari rentetan keyakinan datuknya Nabi Ibrahim, akan tetapi mereka juga membuat dan mengagungkan dgn perantara berbentuk benda dgn maksud utk makin dekat dgn Tuhannya. Sedangkan dari sisi budaya dan ekonomi bangsa arab sebenarnya sudah maju hal ini terbukti adanya perlombaan karya sastra dan syair serta ramainya pasar ukad dan perdaganagan.
Sedangkan dr sisi kehidupan sosial, dikenal hidup penuh dgn kejahiliyahan dari berbagai bidang sehingga mengundang dampak kejahatan sosial. Disaat seperti itulah Alloh mengutus RodulNya utk memberikan kabat gembira dan peringatan.
///
Iqra, adalah 3x permintaan malaikat jibril kpd Muhammad 'al-Amin' yg sering bolak balik dari kota Mekah ke goa hiro utk memohon petunjuk kpd Tuhanya akan hasil baca beliau terhadap kondisi kejahilian disekitarnya. Diusia 40 thn (611M) itulah ia diutus sebagai Nabi sekaligus Rosulullah utk segenap manusia utk membahwa kbr gembira dan peringatan sbg bukti intervensi Tuhan utk menyelamatkan manusia dr 'kebodohan'.
Nabi Muhammad lahir dlm kondisi yatim yg dilanjutakan piatu diusia yg msh belia, 6 thn. AKhirnya diasuh oleh kakeknay Abdul MUththolib selama 2 thn dan dilanjutkan oleh pamannya yg bernama Abu Thalib, seorang tokoh terkemuka. Sejak kecil diajak membantu mengembalakan domba dan berdagang serta terlibat dlm perang diantara suku yg ada pd masa itu. Hingga akhirnya diusia 25th menikahi seorang pembisnis janda bernama Siti Khadijah. Jiwa al-Amin dan leadership sudh nampak sejak masa muda.
Diawal upayanya menunjuki segenap org sekitarnya, beliau dan pengikutnya byk mengalami gangguan dan ancaman hingga ancaman pembunuhan. AKhirnya Rosulullah memerintahkan kpd sahabatnya (+/- 114) tuk hijrah ke Habsyyah (Ethiopia) yg dikeplai oleh Jafar ibn Abi Thalib dan disana diterima dgn baik dan adil oleh raja Najasyi.
Selanjutnya, Islam dikuatakan dgn bergabungnya 2 tokoh terkemudka Mekah, Hamzah ibn Abdul Mutholib dan Umar ibn Khattab. Membuat gerah para pendusta yg akhirnya membuat kebijakan tuk mengucilkan/boikot segenap pengikut Islam disaat 7tn kenabian selama 3thn. Saat itu Paman dan istrinya meninggal. Alloh akhirnya menghibur beliau dgn mengisra dan mengmirajkan dgn membawa ajaran tuk sholat 5 waktu.
Waktu terus bergulir, di Aqobah (Mina) 11 thn kenabian Rosulullah berjumpa 6 org yatsrib yg datang ke Mekah utk berhaji. Tahun berikutnya datang pula kelanjutannya sebanyak 13 dan ditahun berikutnya pula 73 org2 yatsrib, sbg tanda kondusifnya disana tuk menerima ajaran Islam. Hingga akhirnya Rosululah dan segenap pengikutnya berhijrah ke Yatsrib dan menetap disana hingga meninggal dan dimakamnkannya beliau, diusia 63thn. Disana Rosululah sebagai kepala Negara sekaligus Agama berhasil membangun peradaban masyarakat Islam yg menghormati hak agama dan kemanusiaan, Yatsribpun berubah nama menjadi Madinah Almunawaroh.
Selama di Madinah segenap umat Islam membangun peradaban : Mengokohkan internal sesama muslim walau beda suka dan budaya dan bahasa tanpa melihat status sosial mereka, Kemanusiaan antar umat beragama utk saling membantu yg diikat dg perjanjian bersama, dan Ekspansi utk memerdekakan segenap daerah-daerah dan negara tetangga dari kejahiliyahan selama ini dgn jalan damai atau perang. Hingga akhirnya Rosulullah dan pengikutnya 'memerdekakan' kota Mekah- ibu kota Jazirah Arab dgn cahaya kebenaran. Hingga sepeninggal beliau dilanjutkan oleh generasi terbaiknya yg layak menguasai 2/3 dunia.
/// Bersambung ...

Comments
Post a Comment